Langsung ke konten utama

Keindahan pantai watu karung pacitan jawa timur

 


Satu lagi pantai di Pacitan yang memiliki ombak dahsyat dan cocok untuk para surfer, yaitu pantai Watu Karung. Pantai ini masih tersembunyi, namun kebersihan dan keindahannya sangat terjaga.

Watu Karung memiliki pesona yang luar biasa, mulai dari putih dan lembutnya pasir pantai, air laut yang biru-kehijauan, bebatuan karang yang tersebar di sepanjang pantai hingga spot-spot menarik yang bakal menghibur pengunjung dari kepenatan yang hadir sebelumnya.

Selain panorama alamnya yang cukup jelas, Watu Karung juga dijadikan pantai dengan ombak kelas dunia. Banyak peselancar yang memuaskan hasrat bercumbunya dengan ombak disini, tak terkecuali peselancar asal Amerika Serikat yang sangat terkenal. Siapakah peselancar tersebut? Simak ulasan lengkapnya di bawah ini!

Pantai Watu Karung dan Surfing

Pantai Watu Karung menawarkan ombak kelas dunia bagi pecinta olahraga surfing. Ombak di pantai ini bisa mencapai ketinggian 4 meter, lho. Cukup tinggi, ya? Hal itu karena posisi pantainya menghadap langsung ke Samudera Hindia.

Ombak bertipe reef break yang dimiliki Watu Karung merupakan tipe ombak yang sangat disukai para surfer. Wajar saja jika jawara surfer sekelas Bruce Irons tertarik untuk icip-icip ombaknya. Akhirnya foto Bruce yang sedang berselancar di Pantai Watu Karung diabadikan dalam cover majalah internasional, Waves. Setelah itu, banyak peselancar yang ingin ‘mencicipi’ ombaknya juga, mengikuti jejak Bruce.

Waktu terbaik untuk menikmati ombak tipe reef break di Pantai Watu Karung adalah bulan April-Oktober, karena angin Offshone berhembus di bulan-bulan tersebut. Jadi, bila pengunjung ingin melakukan surfing, datanglah pada bulan-bulan itu dan siapkan alat-alatnya dengan baik.

Di saat-saat tertentu, pantai ini bisa menghasilkan barrel yang sangat memuaskan para surfer, baik yang natural maupun goofy style. Karena belum terlalu ramai, para surfer bisa bebas mengekspresikan diri dalam berselancar menikmati ombak. Namun, hati-hati karena terdapat batu-batu karang di dasar pantai yang ukurannya kecil hingga besar.

Panorama Watu Karung

Pantai Watu Karung memang memiliki ombak yang dahsyat, namun jangan salah, pemandangan yang disuguhkan juga luar biasa. Terdapat barisan karang dan pepohonan hijau di sekelilingnya. Pasir putih di pantai ini sangat bersih dan air lautnya berwarna biru. Meskipun ombaknya besar, tapi selalu berhenti di bibir pantai sehingga aman bagi yang ingin bermain pasir di dekat laut. Pengunjung tidak perlu khawatir akan diseret ombak ke tengah laut.

Di sekitar pasir pantai, terdapat cangkang-cangkang biota laut. Air lautnya yang jernih membuat biota laut di bawahnya terlihat nyata dan indah. Pengunjung bisa menikmatinya tanpa harus menyelam. Selain itu, terdapat pula deretan karang yang menambah keelokan dan kecantikan Pantai Watu Karung.

Bebatuan karang yang berukuran besar tersebut dihiasi tumbuhan hijau, sehingga terlihat bagai pulau-pulau kecil. Di bukit karang sebelah barat, pengunjung bisa melihat pemandangan sunset yang sangat apik dan tidak boleh ditinggalkan.

Wisata di Pantai Watu Karung

Berwisata di Pantai Watu Karung, tidak harus berselancar, kok. Pengunjung yang belum atau tidak mahir melakukannya bisa berenang meresapi nikmat dan jernihnya air laut, bermain volly pantai, sepak bola, membuat istana di pasir putih atau sekedar jalan-jalan menelusuri indahnya pantai sambil menikmati semilir angin yang berhembus. Jika pengunjung ingin menikmati pantai di malam hari, bisa mendirikan tenda di sekitarnya asal jangan mengotori pantai dengan sampah-sampah Anda, ya.

Pengunjung juga bisa mampir ke dermaga yang tidak jauh dari pantai untuk membeli ikan-ikan hasil tangkapan nelayan.

Putri Samudra

Salah satu spot menarik di Pantai Watu Karung adalah Putri Samudra. Putri Samudra merupakan sebuah tebing yang bentuknya menyerupai wajah perempuan dan menghadap ke arah laut. Perempuan tersebut memakai mahkota dan rambutnya terurai panjang. Ia berdiri kokoh seolah menatap laut dengan lepasnya. Namun, apabila tebing ini dilihat dari sisi lain, akan berbentuk seperti kura-kura.

Untuk melihatnya dengan jelas, pengunjung harus pergi ke sisi Timur pantai dengan menaiki anak tangga menuju bukit.

Akses Lokasi Menuju Pantai Watu Karung

Pantai Watu Karung berada di Desa Watu Karung, Kecamatan Pringkuku, Pacitan, Jawa Timur. Jarak pantai dari jantung kota adalah 40 km dan tidak terlalu jauh dari Pantai Srau. Apabila pengunjung berangkat dari Pacitan, cukup ke arah Barat Daya dan mengikuti GPS atau papan penanda jalan yang ada. Jalanan menuju pantai sudah cukup baik, lebih lebar dan diaspal. Tidak seperti dulu yang masih kecil, sempit, berlubang, berkelok-kelok dan naik-turun perbukitan.

Berikut ini adalah rute-rute jalan yang bisa dipilih untuk menuju Watu Karung, baik dari Pacitan maupun luar kota:

  1. Dari Pacitan Kota, melalui jalur bus atau ke arah Teleng Ria. Jadi, pengunjung akan menyusuri Pantai Teleng Ria dan menikmati panorama indahnya sebelum sampai ke Watu Karung. Selanjutnya, masuk ke daerah hutan lebat dan apabila sampai pertigaan, belok kiri jalur yang sama untuk ke Pantai Srau. Hanya saja, di pertigaan sebelum sampai pantai pengunjung harus belok kanan. Kemudian ada pertigaan lagi, belok kiri dan ikuti jalan hingga sampai Watu Karung. Di setiap persimpangan jalan, akan ada petunjuk lengkap untuk sampai ke pantai ini, jadi Anda tidak usah khawatir.
  2. Dari Barat Solo atau Jogja, jika sampai di pertigaan Punung, ikuti jalan ke arah Goa Gong dan belok kanan arah Pantai Klayar. Di perempatan Desa Kalak belok kiri terus sampai ketemu pertigaan dan belok kanan. Ada papan penunjuk arahnya, kok. Jalur lain dari arah Barat juga bisa langsung ke Punung. Lurus ke arah Pringkuku hingga sampai di pertigaan besar, belok kanan arah jalur roda enam ke atas. Ikuti jalan hingga sampai ke pertigaan arah Pantai Srau atau Watu Karung. Berikutnya, tinggal ikuti petunjuk jalan seperti rute dari Pacitan kota.
  3. Dari Trenggalek, silahkan lewat rute Kecamatan Panggul ke arah Barat melewati Sudimoro hingga pertigaan Lorok belok kiri (arah JLS) menuju Pacitan kota. Sehabis itu, tinggal ikuti rutenya.

Walaupun ada di Pacitan, Jawa Timur sebenarnya Pantai Watu Karung lebih dekat dengan Solo, Jawa Tengah. Jadi, wajar saja jika jalur dari Solo menuju pantai cukup dekat dan mudah. Sepanjang perjalanan, pengunjung akan disuguhi pemandangan cantik, mulai pepohonan kelapa yang berderet dengan rapi dan berayun-ayun hingga pasir putih halus yang seolah mengucapkan selamat datang bagi para pengunjung yang baru tiba.

Tiket Masuk

Tiket masuk ke Pantai Watu Karung, Pacitan hanya Rp5.000. Cukup murah, bukan untuk pemandangan dan spot-spot menarik yang dihidangkan?

Fasilitas dan Akomodasi

Walaupun letak Pantai Watu Karung cukup terpencil, tapi ternyata di sekitarnya sudah banyak penginapan berupa cottage yang dikelola penduduk sekitar. Cottage tersebut cukup sederhana dan fasilitasnya juga belum sebanyak hotel-hotel yang biasanya ada di dekat objek wisata. Di sana juga ada banyak warung makan dan lokasi parkir.

Pantai Watu Karung cukup dekat dengan Pantai Srau, kira-kira 45 menit perjalanan. Pantai ini juga masih agak sepi di hari-hari biasa, sehingga kelestariannya juga masih terjaga. Bila sudah sampai di Watu Karung, jangan lupa mampir ke Pantai Ngiroboyo dan Sruni yang masih ada dalam satu rangkaian perairan agar liburan pengunjung jadi lebih komplit!

 

 

 

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pencinta Seafood Wajib Cicip Sate Gurita Pacitan Watukarung yang Gurih Empuk

  Dikelilingi pantai sepanjang 70 km, Pacitan kaya akan aneka hasil laut. Selain puluhan spesies ikan, ada juga Gurita yang dikenal lezat. Sembari menjelajah eksotika Pacitan, wisatawan dapat mencicipi kuliner berbahan gurita. Kali ini daging dari makhluk Squidward dalam serial Spongebob Squarepants tersebut diolah menjadi sate. Salah satu di antara tempat makan yang menyediakan menu khas tersebut adalah Warung Makan Prapti. Alamatnya di kawasan Pantai Watukarung, Kecamatan Pringkuku. Sekitar 40 menit berkendara ke arah barat Kota Pacitan. Posisi warung yang menghadap laut lepas menawarkan sensasi kuliner sambil memanjakan mata dengan keindahan panorama Laut Selatan. Karenanya tak sedikit wisatawan betah bersantai dan makan di tempat tersebut.Sriono, pemilik warung bilang dulunya gurita hanya digoreng atau dibumbu santan. Tapi seiring banyaknya permintaan, iapun mencoba varian menu baru berbahan gurita. Pilihannya adalah mengolah gurita menjadi sate. "Kalau dibikin say...

CAMPING AREA WATUKARUNG PANTAI KASAP

  bagi sobat traveler yang akan berkunjung ke pantai kasap, kurang lengkap rasanya kalau tidak sekalian ngecamp di lokasi tersebut, karena sobat traveler semua di pagi hari bisa langsung naik ke puncak untuk bisa menikmati pemandangan panta kasap raja empatnya pacitan dengan sekalian berburu sunrise di pagi hari. jika sobat traveler semua akan ngecamp sobat traveler bisa menghubungi Pokdarwis Pantai Kasap untuk bisa di arahkan ke tempat lokasi ngecampnya, selanjutnta sobat traveler motor atau mobilnya bisa di parkir di tempat parkir yang telah di sediakan. untuk sobat traveler yang belum bawa tenda bisa sewa alat tenda dan peralatan camping dekat lokasi parkir bisa hubungi tempat penyewaan tenda di sini.    

Kali Cokel Wisata yang Masih Asri di Pacitan Jawa timur

  Pacitan salah satu kabupaten di Jawa Timur ini memiliki beragam potensi wisata yang menarik dan masih alami. Salah satu tempat yang mempunyai nuansa alami dengan panorama alam yang indah yaitu Sungai Cokel Pacita n. Kali Cokel terletak di Desa Watu Karung, Kecamatan Pringkuku, Kabupaten Pacitan . Lokasinya berjarak sekitar 25 km dari pusat kota dan bisa dijangkau menggunakan kendaraan bermotor dengan memakan waktu kurang dari satu jam. Kali Cokel merupakan salah satu destinasi wisata yang cukup menarik untuk di kunjungi. Kali cokel bisa menjadi wisata alternatif susur sungai selain Sungai Maron yang terkenal lebih dulu. Kali Cokel memiliki pemandangan yang cukup indah di sepanjang aliran sungainya, terdapat pohon kelapa yang berjajar di tepian sungai serta tumbuh-tumbuhan liar yang menghiasi di sepanjang aliran sungai. Tidak hanya itu sungai ini terkenal memiliki karakter air yang cukup jernih, karena memang sumber air sungai ini berasal dari Goa Luweng Jaran yang b...