Langsung ke konten utama

Kali Cokel, Serunya Wisata Susur Sungai ala Pacitan



Selama Pacitan dikenal dengan julukan Kota Seribu Goa. Namun tahukah Teman Traveler bahwa di sini kalian juga bisa temukan wisata susur sungai yang luar biasa menarik di Kali Cokel? Pemandangan yang ditawarkan tak kalah indah dengan Sungai Maron, Amazon-nya Pacitan. Daripada penasaran, yuk simak ulasan lengkapnya.  

Sungai Cokel atau sering disebut Kali Cokel merupakan salah satu destinasi wisata yang cukup menarik dikunjungi di Pacitan. Tempat ini bisa jadi alternatif aktivitas susur sungai selain Sungai Maron. Pemandangannya cukup indah, terdapat pohon kelapa berjajar di tepian sungai plus deretan tumbuhan liar.

Serunya lagi, wisata susur Kali Cokel ini bermuara di Pantai Watukarung. Teman Traveler bakal rasakan sensasi menyusuri sungai hingga sampai di lautan lepas. Pengalaman terombang-ambing sembari naik perahu tentu bakal jadi sesuatu yang tak terlupakan. Kalian juga bakal dimanja sepoi-sepoi angin, jernihnya air, dan panorama perbukitan mempesona khas Pacitan.

Sungai Cokel terkenal memiliki karakter air cukup jernih, lantaran sumbernya berasal dari Goa Luweng Jaran. Beda dengan Sungai Maron, yang airnya bakal lebih keruh begitu memasuki musim penghujan.

Lantaran airnya begitu jernih, di sini Teman Traveler bisa bermain air serta mandi sampai puas. Deretan pohon kelapa di sekelilingnya seolah makin menambah kesejukan udara sekitar. Sudah kebayang kan seperti apa segarnya berbasah-basah ria sambil bercanda tawa bersama teman di sini? Pastinya bakal sangat asyik!

Kali Cokel terletak di Desa Watu Karung, Kecamatan Pringkuku, Kabupaten Pacitan. Tempatnya berjarak sekitar 25 km dari pusat kota dan bisa dijangkau menggunakan kendaraan bermotor. Teman Traveler akan membutuhkan waktu kurang lebih satu jam menuju sini.  

Untuk menuju destinasi wisata ini, Teman Traveler cukup arahkan kendaraan menuju jalur ke Pantai Watu Karung. Begitu sampai di pos tiket, lanjutkan perjalanan ke arah jalur aspal kecil di sisi kiri. Di sana kalian akan temukan petunjuk arah menuju Pantai Seruni dan Kali Cokel. Kurang lebih 100 meter, kalian bakal menemukan sungai dengan air hijau jernih ini.

Beda dengan Sungai Maron yang tarifnya dihargai per perahu, di Kali Cokel biaya sewa perahu dibebankan per orang. Tarifnya berkisar antara Rp17.000 hingga Rp20.000, dengan jumlah penyewa minimal dua orang. Sementara untuk kapasitas maksimal perahu sendiri adalah tujuh orang, termasuk pengemudi dan kru.

Akses menuju destinasi ini dibuka selama 24 jam penuh. Para wisatawan bakal dibuat takjub dengan pemandangan yang tersaji selama menyusuri muara sungai sepanjang kurang lebih dua kilometer ini. Bagaimana Teman Traveler, tertarik mencoba? Jangan lupa mampir jika sedang menjelajah Wisata Pacitan ya.

 

 


 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pencinta Seafood Wajib Cicip Sate Gurita Pacitan Watukarung yang Gurih Empuk

  Dikelilingi pantai sepanjang 70 km, Pacitan kaya akan aneka hasil laut. Selain puluhan spesies ikan, ada juga Gurita yang dikenal lezat. Sembari menjelajah eksotika Pacitan, wisatawan dapat mencicipi kuliner berbahan gurita. Kali ini daging dari makhluk Squidward dalam serial Spongebob Squarepants tersebut diolah menjadi sate. Salah satu di antara tempat makan yang menyediakan menu khas tersebut adalah Warung Makan Prapti. Alamatnya di kawasan Pantai Watukarung, Kecamatan Pringkuku. Sekitar 40 menit berkendara ke arah barat Kota Pacitan. Posisi warung yang menghadap laut lepas menawarkan sensasi kuliner sambil memanjakan mata dengan keindahan panorama Laut Selatan. Karenanya tak sedikit wisatawan betah bersantai dan makan di tempat tersebut.Sriono, pemilik warung bilang dulunya gurita hanya digoreng atau dibumbu santan. Tapi seiring banyaknya permintaan, iapun mencoba varian menu baru berbahan gurita. Pilihannya adalah mengolah gurita menjadi sate. "Kalau dibikin say...

Menikmati Pantai Selatan Pacitan-Watukarung, Pesona Pembuat Takjub

    Pantai Kasap   Tempat satu ini mungkin masing asing dibandingkan pantai-pantai populer seperi Klayar dan Teleng Ria. Eits, jangan salah. Pemandangan Pantai Kasap sangat indah dan unik. Banyak yang bilang mirip Raja Ampat. Pantai ini masih satu kawasan dengan Watukarung, tepatnya di Desa Watukarung, Kecamatan Pringkuku. Pemandangan senja di pantai ini sangat khas dan indah, dijamin tak akan menyesal bermalam di sini. Pantai Watukarung   Tak jauh dari Pantai Kasap, ada satu pantai yang terkenal dengan ombaknya. Pantai Watukarung jadi idola bagi para peselancar dunia karena punya ombak yang menantang. Selain itu, pantai ini punya pasir putih dan pemandangan yang indah. Fasilitas di pantai ini juga cukup lengkap, ada penginapan, persewaan alat selancar, dan fasilitas wisata lainnya. Sedangkan untuk akses ke Watukarung cukup sulit, karena hanya bisa dijangkau dengan mobil tertentu dan sepeda motor saja.    

WATUKARUNG THE HIDDEN PARADISE

  Waka-Sebagai negara yang terdiri dari gugusan pulau, Indonesia memiliki berbagai spot wisata dan olahraga alam kelas dunia.Bagi para pecinta olahraga selancar, menemukan pantai yang memiliki ombak besar dan stabil merupakan kebahagiaan tersendiri apalagi jika spot tersebut belum banyak diketahui oleh orang banyak. Indonesia sebagai surganya pantai di dunia memiliki banyak sekali surga tersembunyi di berbagai sudut daerahnya. Dari ujung timur hingga ke barat selalu ada spot baru yang terlalu beraharga untuk sekedar dilewatkan begitu saja. Keindahan alam berpadu dengan ombak bagus selalu menjadi buruan peselancar dalam maupun luar negeri. Tak peduli harus menerobos kerumunan hutan yang lebat atau tebing yang terjal, menemukan spot yang indah adalah suatau kebanggaandan kesenangan tersendiri.Berbicara mengenai spot selancar yang bagus, banyak sekali spot di Indonesia yang terkenal hingga ke luarnegeri dari mulai Cimaja, Pantai Pulau Merah, hingga pantai-pantai cantik d...